Apa itu Silabus?
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi wabarakatuh
Kembali
lagi bersama saya Nurul Maharani, NIM : 11811052, akan menyampaikan sedikit tulisan
yang saya kutip dari beberapa sumber atau referensi guna memenuhi tugas mata kuliah
Magang 2, yang diampu oleh Ibu Farninda Aditya, M.Pd.
Pembahasan
kita pada kali ini yaitu tentang silabus. Apa itu silabus? Dari beberapa
referensi yang saya baca bahwa silabus ini merupakan salah satu dari perangkat yang
digunakan dalam pembelajaran dan perangkat yang dikembangkan sendiri oleh guru.
Mengapa guru juga ikut serta dalam mengembangkan perangkat pembelajaran? Padalah
seharusnya perangkat pembelajaran ini dikembangkan
oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal tersebut dikarenakan gurulah
yang mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran secara keseluruhan,
bagaimana capaian pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan kemampuan siswa, serta bagaimana kondisi dan
situasi lingkungan belajar. Jadi, guru juga ikut berperan penting dalam
mengembangkan perangkat pembelajaran. Nah, untuk lebih jelasnya akan kita bahas
lebih rinci apa itu silabus.
Silabus
adalah ancangan pembelajaran yang berisi rencana bahan ajar mata pelajaran
tertentu pada jenjang dan kelas tertentu, sebagai hasil dari seleksi,
pengelompokan, pengurutan dan penyajian materi
kurikikulum, yang dipertimbangkan berdasarkan ciri dan kebutuhan daerah
setempat.
Jika
dijabarkan secara etimologi, silabus dapat didefinisikan sebagai garis besar,
ringkasan, ikhtisar atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran. Kemudian istilah
silabus yang dijabarkan tersebut digunakan untuk menyebut suatu produk
pengembangan kurikulum berupa penjabaran lebih lanjut dari Standar Kompetensi (SK)
dan Kompetensi Dasar (KD) yang ingin dicapai, dan materi pokok serta uraian
materi yang perlu dipelajari oleh siswa dalam rangka mencapai SK dan KD. (Rasinus,dkk,
2021: 65)
Mengenai
definisi silabus juga dijelaskan oleh beberapa pendapat para ahli, salah
satunya yaitu menurut Abdul Majid, hampor sama dengan definisi diatas, bahwa menurut
beliau silabus adalah ancangan pembelajaran
yang berusi rencana bahan ajar mata pelajaran tertentu pada jenjang dan
kelas tertentu, sebagai hasil dari seleksi, pengelompokan, pengurutan dan
penyajian materi kurikulum, yang dipertimbangkan berdasarkan ciri dan kebutuhan
daerah setempat. (Ahmad Nursobah, 2019: 110)
Dari
beberapa definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa silabus adalah seperangkat
rencana yang berisi garis besar atau
pokok-pokok pembelajaran yang mencakup Standar Kompetensi. Kompetensi Dasar, materi pembelajaran, indikator, penilaian,
alokasi waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan.
Mengenai
manfaat silabus, silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam pengembangan
pembelajaran, seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan
pembelajaran, dan pengembangan sistem penilaian. Jadi silabus merupakan sumber
pokok dalam penyususnan perencanaan pembelajaran, baik rencana pembelajaran
untuk standar kompetensi maupun kompetensi dasar. Kemudian silabus juga
bermanfaat sebagai pedoman untuk merencanakan pengelolaan kegiatan belajar
secara klasikal, kelompok kecil, atau pembelajaran secara individual. Demikian pula
silabus sangat bermanfaat untuk mengembangkan sistem penilaian, yang dalam
pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi, sistem penilaian mengacu pada
standar kompetensi dasar dan pembelajaran yang terdapat dalam silabus. (Ahmad
Nursobah, 2019: 110)
Pada
umumnya suatu silabus itu paling sedikit
harus mencakup tujuan pelajaran yang akan diajarkan, sasaran-sasaran mata pelajaran,
keterampilan yang diperlukan agar dapat menguasai mata pelajaran tersebut
dengan baik, urutan topik-topik yang diajarkan, aktivitas dan sumber belajar pendukung
keberhasilan pembelajaran., serta berbagai teknik evaluasi yang digunankan. Silabus
dikembangkan sesuai dengan Kurikulum Pendidikan Nasional yang berlaku.
Sebelum
adanya kurikulum 2013 yang digunakan pada masa sekarang ini, kurikulum yang
digunakan sebelumnya yaitu kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dimana
pada kurikulum KTSP ini, silabus pembelajaran merupakan pedoman dalam
mengembangkan perangkat pembelajaran lainnya ( baik itu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
atau RPP, buku pegangan guru serta buku
siswa).
Silabus
disususun secara sistematis dan berisi komponen-komponen yang saling berkaitan
, komponen-komponen dalam silabus dimaksud agar terpenuhinya target pencapaian
kompetensi dasar (KD). Lalu, bagaimana dengan kedudukan silabus dalam Kurikulum
Pendidikan Nasional yang saat ini digunakan, yakni kurikulum 2013? Sebelum dijabarkan
seperti apa kedudukannya, perlu diperhatikan bahwa definisi silabus dalam Kurikulum
2013 mengalami perubahan secara konten dan isi. Silabus dalam Kurikulum 2013
merupakan rencana pembelajaran pada suatu mata pelajaran yang mencakup Kompetensi
Inti (KI), nama mata pelajaran, Kompetensi Dasar (KD), Indikator Peningkatan Kompetensi
(IPK), materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, alokasi waktu, dan sumber
belajar. Berdasarkan penjabaran tersebut, istilah Standar Kompetensi (SK) yang
diperkenalkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) telahd iganti
dengan istilah Kompetensi Inti (KI). Kompetensi Inti yang terdapat dalam
silabus Kurikulum 2013 terdiri atas Kompetensi Inti Sikap Spiritual, Kompetensi
Inti Sikap Sosial, Kompetensi Inti Pengetahuan, dan Kompetensi Inti
Keterampilan. (Rasinus, dkk, 2019: 66)
Kedudukan
silabus dalam kurikulum 2013 tetap menjadi komponen penting sebelum guru
mengembangkan perangkat pembelajaran lainnya. Silabus tetap menjadi pedoman dan
patokan dalam penyusunan perangkat pembelajaran lainnya. Perbedaan yang terdapat
dalam silabus KTSP dengan Kurikulum 2013 hanya terletak pada perubahan istilah
dan penjabaran komponen penyusun silabus. Seperti yang telah dijabarkan diawal,
bahwa guru seyogyanya memiliki kompetensi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran
sendiri, termasuk didalamnya silabus.
Untuk
memperoleh silabus sebuah mata pelajaran yang baik, dalam pengembangannya perlu
memperhatikan prisip-prinsip sebagai berikut :
1. Ilmiah;
seluruh materi dan kegiatan pembelajaran yang dimuat dalam silabus dapat
dipertanggung jawabkan secara ilmiah, valid dan sesuai dengan konten kurikulum
yang digunakan.
Wassalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ahmad Nursobah. 2019. Perencanaan
Pembelajaran MI/SD. (Pamekasan: Duta Media Publishing)
Rasinus, dkk. 2021. Dasar-Dasar
Kependidikan. (Medan : Yayasan Kita Menulis)
Komentar
Posting Komentar